Senin, 15 Juli 2013

Bacotan Fangirl (@tanchan__)

Jika cinta adalah hal yang istimewa, maka kali ini biarkan dia sebagai satu hal istimewa yang hilang.

Dan apakah itu artinya, aku harus melupakannya dengan waktu yang cepat? Aku bukanlah seorang gadis yang sering melupakan sesuatu dengan cepat. Tuhan menciptakanku dengan ingatan yang tajam.

Kembali kuketik lagi inspirasi yang baru saja melintas diotakku ke keyboard laptopku. Aku juga bukanlah penulis handal yang selalu mendapatkan inspirasi. Inspirasiku hanya satu.

Kau!

Aku pun juga tidak tahu dengan semua jalan hidup ini. Jika aku menatap fotomu ataupun memikirkanmu, seluruh inspirasi langsung terlintas didalam benakku.

Kau hanyalah idolaku. Idola, seorang yang kukagumi dengan seluruh kemampuan yang melekat padamu. Bahkan, seluruh partikel kecil yang melekat pada dirimu. Ya, semuanya.

Temanku sering mengingatkanku pada satu hal yang paling kubenci. Sangat kubenci.

‘Hei, sampai matipun. Idolamu tak akan menatapmu! Hahaa!’

Kejam! Sungguh, aku ingin merobek mulut bodohnya tersebut. Sumpah pun kulontarkan dalam hati saat ia mengatakan hal menjijikan itu! Cih!

Tak banyak anganku terhadap dirimu, aku hanya ingin kau tahu. Jika aku, mencintaimu.

Tantangan terbesar bagi seorang fangirl adalah ketika dia mulai mencintai idolanya sebagai seorang pria.
Right! Itulah pepatah yang selalu dipakai untuk mengingatkanku padamu.

I just a fangirl, and you? Idol hallyu.

Setiap napasku, aku sudah mencoba untuk melupakanmu. Setiap napasku juga, aku sudah berusaha tak mengenalmu. Namun, apa daya?

Inilah aku, seorang fangirl dengan banyak angan. Anganku untuk menatapmu lebih lama, maupun memelukmu.

Kita berbeda. Kau adalah bintang terkenal dan aku adalah gadis biasa yang selalu memperhatikanmu.

Aku menyukai fanfiction yang kau perani, karna disanalah. Aku bisa merasakan jika kau hadir dan memerankan peran itu.. denganku.

Ahahahaa. Pemikiranku benar-benar kampungan! Aku mengkhayal? Yeah, itulah kebiasaanku terhadapmu.

Seolah, aku tengah menanti sebuah harapan yang tak akan ada.

Aku yang memulai, akupun yang akan mengakhiri. Aku yang merasakan jatuh cinta, akupun juga yang akan merasakan pahitnya cinta.


You're mine? Just dream.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar